Mahasiswa ITK Menjadi Pemakalah Oral di Pan Ocean Remote Sensing Conference (PORSEC)

Untuk kedua belas kalinya, Pan Ocean Remote Sensing Conference (PORSEC) dilaksanakan pada tanggal 4-7 November 2014 di Wantilan Convention Center, Prama Sanur Beach Bali Hotel dengan tema “Ocean Remote Sensing for Sustainable Resources”. Dalam konferensi internasional yang diadakan tiap dua tahun sekali ini, mahasiswa program sarjana Ilmu dan Teknologi Kelautan (ITK) bernama Kaisar Akhir turut mempresentasikan karya ilmiah secara lisan (oral presentation) di hadapan para peserta dari berbagai negara.

Karya ilmiah yang dipresentasikan Kaisar Akhir berjudul “Detection of Seabed in Seribu Islands Seawaters”. Karya ilmiah ini ditulis Kaisar bersama dengan dosen ITK, Dr. Ir. Sri Pujiyati, M.Si. dan Risti E. Arhatin, S.Pi., M.Si. Dengan adanya penelitian ini, dapat dibuktikan bahwa nilai pantul dari dasar perairan laut sangat dipengaruhi oleh kekasaran dan kekerasan substrat di dasar perairan, semakin besar nilai pantulnya maka semakin kasar dan keras substratnya. Selain itu, ukuran dari butiran substrat sedimen juga berbanding lurus dengan nilai pantulan yang terdeteksi. Teknologi deteksi bawah air yang digunakan pada penelitian ini menggunakan sistem hidroakustik dengan perangkat Echosounder. Pengambilan data pada penelitian ini dilakukan bersama dengan Badan Riset Perikanan Laut, Kementerian Kelautan dan Perikanan.  Selain karya tulis ini, terdapat 209 karya tulis lainnya yang dipresentasikan secara lisan dan 60 makalah dipresentasikan dalam bentuk poster.

Sebuah kesempatan berharga bagi Kaisar menjadi pemakalah pada PORSEC 2014. Dengan mengikuti kegiatan ini, Kaisar mendapatkan pengalaman berkomunikasi, menjalin relasi, dan berbagi pengetahuan dengan peneliti, dosen, birokrat, pengusaha, dan mahasiswa dari berbagai lembaga dan negara.