Kompetisi robot bawah air (AUV) telah selesai dan pemenangnya telah diumumkan malam (12/2/2018) jam 21.00. Cina sang juara bertahan kembali menjuarai kompetisi tahun ini.

Proses kompetisi yg cukup lama yang diawali dgn  seleksi videoclip berdurasi maksimum 5 menit. Menurut ketua panitia, ada 55 tim yang mengirimkan videoclip dan lolos seleksi 33 tim untuk hadir dlm kompetisi.

Dari 33 tim ini yg berhasil datang ke Singapura ada 27 tim. Kemungkinan besar 6 yg berhalangan hadir karena kesulitan dukungan finansial. Setiap tim kemudian berjuang melalui dive run sejauh 10 m, tidak menabrak dinding kolam dan tidak naik ke atas (resurface), 15 tim dengan waktu tercepat terbaik yg maju sebagai finalis.

Di final, setiap robot harus dapat masuk ke gawang, mencari ember warna warni dan mendrop bola ke dlm ember tersebut, serta menabrak tiang yg diberi acoustick pinger (tiang yg mengeluarkan suara).

Dari 15 finalis ada 9 yang berhasil masuk gawang, 6 lainnya entah melenceng ke kiri/kanan atau menabrak gawang. Overall score akan diumumkan panitia di web site mereka dalam 1-2 hari ini. Menurut hitungan kami, sepertinya kita diurutan 5 atau 6. Mudah-mudahan tahun depan posisi kita terus membaik.

Terima kasih atas dukungan doa dari Bapak/Ibu semua serta dukungan tiket pesawat dari pak Dekan FPIK dan alumni (HA-FPIK) sehingga mahasiswa kita bisa ikut berkompetisi.

Dokumentasi SAUVC 2018: