Tim Dosen Pulang Kampung (Dospulkam) 2026 IPB University menggelar pelatihan teknik restorasi padang lamun di Desa Sukarame, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang difasilitasi Lembaga Pengembangan Agromaritim dan Akselerasi Innopreneurship (LPA2I) IPB University ini berkolaborasi dengan Kelompok Konservasi Alam Bawah Laut setempat.
Tim Dospulkam dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) dipimpin Nadya Cakasana, S.Kel., M.Si. dari Departemen Ilmu dan Teknologi Kelautan (ITK) dan melibatkan mahasiswa IPB University. Peserta pelatihan terdiri atas anggota Kelompok Konservasi Alam Bawah Laut, kelompok masyarakat, pemandu wisata bahari, dan pengelola konservasi pesisir di Sukarame.
Merawat rumah ikan di pesisir Pandeglang
Padang lamun berperan penting sebagai tempat pemijahan dan pengasuhan ikan serta sumber pakan bagi biota laut. Ekosistem ini juga dikenal sebagai penyimpan karbon biru. Menurut Nadya, padang lamun di pesisir Pandeglang memerlukan upaya restorasi yang berkelanjutan agar fungsi-fungsi tersebut tetap terjaga.
Pelatihan mencakup pemilihan bibit lamun, penyiapan media tanam, metode transplantasi, serta perawatan dan pemantauan lokasi restorasi secara berkala. Selain menerima materi, peserta mempraktikkan langsung teknik tersebut di lapangan.
Agar warga mampu memulihkan lamun secara mandiri
Nadya menjelaskan bahwa kolaborasi ini memadukan pengetahuan lokal kelompok konservasi dengan keahlian akademik IPB University di bidang restorasi ekosistem laut. Pemulihan ekosistem, menurutnya, membutuhkan aksi nyata dan pendampingan teknis yang berkelanjutan, bukan sekadar teori, dengan tujuan akhir warga dapat merestorasi dan memantau padang lamun secara mandiri, teratur, dan terukur.
Dekan FPIK IPB University, Dr. Beginer Subhan, S.Pi., M.Si., menekankan bahwa metode ilmiah perlu menjadi alat pemberdayaan masyarakat di garis depan konservasi, sehingga tumbuh ilmuwan warga (citizen scientist) yang mampu mengelola data dan sumber daya lautnya sendiri.
Ketua Kelompok Konservasi Alam Bawah Laut, Arip, menyambut baik kolaborasi tersebut. Ia menyebut pelatihan ini memberi pengetahuan dan teknik restorasi baru yang siap diterapkan, sehingga kelompoknya lebih percaya diri mengelola pemulihan padang lamun di Sukarame secara mandiri.
Kegiatan ini mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan ke-14 (Ekosistem Lautan) sekaligus penguatan ekosistem pesisir yang menopang perikanan dan ekowisata bahari setempat.
Liputan media
- Dospulkam IPB University Berkolaborasi dengan Kelompok Konservasi Alam Bawah Laut Gelar Pelatihan Teknik Restorasi Padang Lamun di Desa Sukarame Pandeglang Banten – Koran Indonesia, 29 September 2026
