Meningkatkan Budaya Mutu Akademik di Departemen ITK – FPIK IPB Melalui Mini-Workshop dan Penghargaan Bagi Civa Berdedikasi

Departemen Ilmu dan Teknologi Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor menyelenggarakan kegiatan Mini Workshop Pemantapan (Calon) Sarjana Kelautan yang diselenggarakan di Auditorium Soemardi Sastrakusumah (7/10). Acara ini diikuti oleh Civitas Akademika Departemen Ilmu dan Teknologi Kelautan, baik dosen, tenaga kependidikan dan seluruh mahasiswa aktif. Acara ini bertujuan untuk evaluasi pengelolaan akademik di Program Studi Sarjana yang telah 2 tahun menerapkan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 dengan memberikan apresiasi kepada dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa yang berdedikasi mendukung tercapainya sasaran mutu akademik, sekaligus menginisiasi komunitas pembelajar yang kuat dan tangkas (powerful agile learner). Budaya mutu di perguruan tinggi sekelas IPB harus dapat ditunjukkan oleh para pemangku yang terkait dan hal tersebut seyogyanya dimulai oleh civa IPB, sehingga atmosfer akademik yang kondusif dapat terwujud berkat kolaborasi para pihak yang terlibat dan saling berinteraksi dalam tiap proses pelayanan akademik.

Acara dibuka oleh Ketua Departemen Ilmu dan Teknologi Kelautan Dr. Ir. I Wayan Nurjaya, M.Sc  yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa dalam menyongsong era revolusi industri 4.0 dan mempersiapkan mahasiswa agar menjadi lulusan yang siap beradaptasi dengan perubahan dan dinamika di sektor kelautan, Departemen ITK berkomitmen menyediakan pelayanan dan fasilitas yang dibutuhkan oleh civitas akademika. Mulai dari aspek pembelajaran reguler, memfasilitasi sistem manajemen yang terstandarisasi, menyelenggarakan pelatihan dan lokakarya, hingga pengembangan kolaborasi untuk riset dan pengabdian kepada masyarakat sehingga secara berkesinambungan terus meningkatkan mutu layanan dan lulusan Program Studi Sarjana. Salah satu hasil penjaminan mutu terhadap Prodi S1 ITK-IPB adalah akreditasi internasional Institute of Marine Engineering, Science and Technology (IMarEST), sehingga Sarjana Ilmu Kelautan lulusan IPB dapat dibekali sertifikat tambahan sebagai Certified Marine Scientist atau Certified Marine Technologist untuk dapat bersaing di dalam masyarakat ekonomi ASEAN. Sebagai awalan, para calon sarjana yang ikut serta dalam kegiatan Mini-Workshop ini dibagi menjadi dua kelompok besar  untuk mendapat bimbingan dan motivasi dari tim konselor Departemen ITK yaitu Dr. Ir. Sri Pujiyati, M.Si dan M. Tri Hartanto, S.Pi, M.Si.

Permainan ketangkasan dan kerjasama oleh Dr. Ir. Sri Pujiyati, M.Si
Permainan ketangkasan dan kerjasama oleh M. Tri Hartanto, S.Pi., M.Si.

Rangkaian permainan ketangkasan dan kerja sama yang dibawakan kedua konselor ditujukan untuk membangun semangat belajar, kecermatan merencanakan studi ataupun target penyelesaian skripsi, keluwesan berinteraksi dan berprestasi, sehingga kelak lulus dengan hasil yang membanggakan dan tidak mudah surut mengatasi persaingan dunia usaha/kerja. Seluruh mahasiswa juga digugah untuk melibatkan dirinya dalam komunitas pelajar tingkat internasional yang diwadahi SIMarEST

(https://www.imarest.org/membership/membership-registration/upgrade-your-membership/student-member-simarest) agar bisa mengimbangi wawasan keilmuannya dengan perkembangan sektor maritim di level global.

Jika sistem manajemen dan penjaminan mutu akademik yang terstandar internasional telah tersedia, apa hal berikutnya yang butuh ditingkatkan? Kolaborasi adalah jawabannya. Membingkai kolaborasi antar civa ITK-IPB dalam sistem manajemen yang sama, kemudian mengevaluasi penerapan sistem tersebut secara bersama-sama dengan mengandalkan data dan informasi yang merupakan arahan penyelenggaraan kegiatan mini-workshop, yang sesungguhnya bertajuk implementasi ISO. Modifikasi dan inovasi yang telah dilakukan dan tersedia untuk mewujudkan penerapan sistem & penjaminan mutu akademik masih butuh jembatan antar pengguna yang tangkas dan pengguna yang masih butuh dipandu. Seperti halnya beragam aplikasi pendukung layanan akademik yang mulai banyak tersedia untuk mendukung para pembelajar tangkas, baik mahasiswa, dosen, maupun tenaga kependidikan. Digunakannya SIMAK dan EPBM online untuk mendukung proses belajar-mengajar yang akuntabel telah dimulai sejak lama di IPB. Untuk itu, pada kesempatan ini Departemen ITK memberikan penghargaan pada civitas akademika yang berdedikasi dan membantu mewujudkan ketercapaian  sasaran mutu akademik. Dosen yang menerima penghargaan tersebut adalah Risti Endriani Arhatin, S.Pi, M.Si, untuk tenaga kependidikan adalah Kusmayanti, sedangkan untuk kategori mahasiswa aktif adalah Felix Indra Jati (C54160016), Gabriella Andhita Primadani (C54170020) dan Andreas Pandapotan (C54180071).

Pemberian penghargaan kepada Risti Endriani Arhatin, S.Pi, M.Si (Dosen), Kusmayanti (Tendik), serta mahasiswa yaitu Felix Indra Jati (C54160016), Gabriella Andhita Primadani (C54170020) dan Andreas Pandapotan (C54180071)